|
Buku ini
akan menimbulkan seruan sukacita dari pengkhotbah-pengkhotbah
muda yang mendambakan suatu suara rohani yang mendorong gereja
untuk kembali kepada panggilannya yang mula-mula agar hidup
suci dan penuh kuasa. Pengarang telah mengikuti perintah Yoel,
“Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang
kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari
Tuhan datang, sebab hari itu sudah dekat; suatu hari gelap
gulita dan kelam kabut, suatu hari berawan dan kelam pekat.”
Kemudian ia menganjurkan kita untuk mencamkan Yoel 2:12-13,
“Tetapi sekarang juga,” demikianlah firman Tuhan, ‘berbaliklah
kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan
menangis dan dengan mengaduh.’ Koyakkanlah hatimu dan jangan
pakaianmu, berbaliklah kepada Tuhan, Allahmu, sebab Ia
pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih
setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya.”
Semoga Allah
menganugerahi kita Roh ketaatan untuk melakukan ini supaya
kita dapat mengalami apa yang tersurat dalam Yoel 2:30, “Aku
akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi.” Campur
tangan Tuhan adalah harapan kita satu-satunya.
Suara
sangkakala ini berbunyi dengan pasti. |