 |
Judul |
: |
PREACH THE WORD
- Sebuah Pendekatan Alkitab |
|
Pengarang |
: |
Aldwin Ragoonath |
|
Ukuran Buku |
: |
22,5x15 cm |
|
Isi |
: |
212 hlm. |
|
Jenis Buku |
: |
Paper back |
|
Harga |
: |
Rp. 29.000,- |
|
Keterangan Lain |
: |
Kata pengantar oleh
David Yonggi Cho
Pendeta Senior, Yoido
Full Gospel Church, Seoul, Korea |
|
Tujuan buku
ini adalah membantu Anda menjadi pendeta Pentakosta yang
dinamis bagi kemuliaan Allah. Cara Anda menyiapkan pesan Allah
akan menentukan berhasil tidaknya pelayanan Anda.
Penulis
telah memberikan sumber yang sangat bermanfaat bagi minat
apapun dalam karakteristik khusus dan pelayanan Pentakosta,
khususnya pada hal-hal yang berkaitan dengan khotbah. Dia
dengan baik menangkap unsur khotbah pentakosta. Saya belum
pernah menemukan buku yang sangat efektif menangkap apa yang
Dr. Ragoonath tulis dalam buku ini.
William Menzies
Buku Dr.
Ragoonath - Mengajarkan Firman adalah presentasi khotbah
pentakosta yang bagus sekali. Buku ini bersifat akademis
sekaligus praktis. Pendeta pekerja dan pendeta pelatihan akan
mendapatkan pengetahuan alkitabiah dan historis serta hikmat
praktis dalam karya ini. Kalangan pentakosta maupun
non-pentakosta akan mendapatkan sesuatu dengan membaca karya
Ragoonath. Saya sangat merekomendasikan buku ini sebagai
textbook bagi Kampus-kampus dan Seminari-seminari Alkitab
Pentakosta/Karismatik.
Dr. Thomson
K. Mathew,
Dekan
Sekolah Teologi dan Misi
Oral Roberts University |
|
Daftar Isi |
|
|
|
Kata Pengantar – DR. David Yonggi
Cho
|
|
Ucapan Terima Kasih |
|
Pendahuluan |
|
|
|
1. |
Teologi Khotbah Pentakosta |
|
|
a.
Pendeta,
b. Pesan,
c. Pemahaman
teologis tentang khotbah Katolik – Roma,
d. Altar
Call,
e. Sebuah
contoh Pelayanan Pentakosta |
|
|
|
|
2. |
Sejarah Khotbah Pentakosta |
|
|
a. Sepuluh tahun Pertama,
b. Khotbah-khotbah tertulis dan lisan tahun 1919-2000,
c. Pengajar Wanita |
|
|
|
|
3. |
Hermeneutik Khotbah Pentakosta |
|
|
a.
Sudut Pandang Holistik Firman Allah,
b.
Contoh Hermeneutik Pentakosta,
c. Suatu pendekatan Holistik pada Khotbah,
d. Karunia-karunia Roh yang membantu dalam Mengajar,
e. Menghayati kembali Ayat dan Membantu Jemaat Menghayati
Ayat,
f. Bagaimana dengan ayat-ayat non-naratif? |
|
|
|
|
4. |
Tipe-tipe Khotbah |
|
|
a. Khotbah-khotbah Ekspositori,
b. Khotbah Berdasarkan Topik,
c. Khotbah Konseling,
d. Khotbah yang Berpusat pada Kebutuhan,
e. Khotbah Alegoris |
|
|
|
|
5. |
Pelayanan Khotbah, Penyembuhan dan Pelepasan |
|
|
a.
Mengapa kita harus mengadakan pelayanan penyembuhan dan
pelepasan?,
b. Seberapa sering Anda seharusnya mengadakan pelayanan
penyembuhan dan pelepasan?,
c. Tipe khotbah apa yang harus Anda berikan dalam pelayanan
penyembuhan dan pelepasan?,
d. Pengaturan pelayanan dan pelepasan
|
|
|
|
|
6. |
Menguraikan
Khotbah |
|
|
a.
Kebutuhan,
b. Tujuan Menguraikan (Khotbah) adalah Memberitakan Kristus,
c. Pemikiran Terkini dalam Akademi Homiletika,
d. Memiliki Maksud Spesifik dalam Berkhotbah,
e. Menguraikan Tujuan Ayat, f. Menggunakan Pernyataan Tujuan
|
|
|
|
|
7. |
Penyampaian Khotbah |
|
|
a.
Berkuasa,
b. Diurapi,
c. Kegemaran,
d. Dialogis,
e. Melodramatis,
f. Mencakup Manusia Seutuhnya,
g. Fleksibel,
h. Alami,
i. Kultural,
j. Pakaian dan Komunikasi,
k. Pidato Sederhana,
l. Cara Berbicara yang Jelas |
|
|
|
|
8. |
Budaya dan Kultur Khotbah |
|
|
a.
Kultur Alkitabiah,
b. Kultur Barat, c. Budaya Non-Barat,
d. Sebuah Sintesis dari Sudut Pandang dan Kultur Alkitabiah |
|