|
Allah mencintai manusia. Allah ingin bersekutu dengan
manusia. Ia ingin supaya manusia, pria maupun wanita, bergaul
dengan Dia. Ia mau
supaya mereka menjadi sahabat dan pembantu-Nya, serta menolong
Dia melaksanakan rencana-Nya. Sepanjang zaman Alkitab, Allah
mempunyai orang-orang-Nya, yang menjadi nabi dan nabiah, yang
hidup cukup dekat dengan Dia sehingga mereka mendapat
penglihatan tentang kemuliaan-Nya, merasa sentuhan kuasa-Nya,
dan menerima pesan dan hati-Nya yang penuh kasih. Mereka itu
orang yang berbeda-beda corak dan wataknya, serta berasal dari
berbagai lapisan masyarakat. Mereka semua diambil-Nya,
diubah-Nya, digerakkan-Nya dengan Roh-Nya, dan dipakai-Nya
untuk mengumumkan kemuliaan-Nya, kehendakNya dan rencana-Nya.
Mereka menjadi suara yang berseru-seru bagi Allah dalam padang gurun dunia ini, yang memberitahukan kebenaran-Nya,
hamba-hamba Allah yang berapi-api bagi-Nya. Roh Kudus memakai
mereka untuk menulis Firman Allah. Roh Allah memakai kehidupan
dan perkataan mereka sehingga kita memperoleh Alkitab.
Oleh karena dari awal sampai akhirnya Alkitab merupakan
Kitab nubuat, maka tak dapat kita mempelajarinya tanpa
mempelajari nubuat. Tidaklah mungkin untuk membentangkan
seluruh lingkup nubuat Alkitab dalam beberapa pelajaran yang
pendek. Karena itu bagian pertama buku ini terutama membahas
sifat dan maksud nubuat dan cara-cara yang harus kita ikuti
ketika rnenyelidikinya. Bagian kedua mengambil keseluruhan
nubuat Kitab Suci dan membahas gambaran keseluruhan hal-hal
yang akan terjadi kemudian. Mudah-mudahan pelajaran dalam buku
ini akan mendorong saudara untuk lebih menelaah Alkitab. |