|
Daftar Isi |
|
Motivasi
dan Tujuan
Problema
Faedah
Prosedur
Hasil Yang
Diharapkan
Ucapan
Terima Kasih
Sumber
Informasi |
|
I. MENANAMKAN VISI MISI KE DALAM GEREJA-GEREJA ASIA |
|
|
|
|
A. |
Tujuan
Misi Perjanjian Lama
Penciptaan dan Kejatuhan Manusia dan Janji Pertama, Menuju
Keselamatan, Panggilan Abraham, Bangsa istimewa, Penghambaan
Israel kepada Tuhan dan Kedatangan Juruselamat |
|
B. |
Sifat
Hakiki Misi Perjanjian Baru
Sifat
Hakiki Misi Yesus Kristus, Isi Misi Pengajaran-Nya, Perwujudan
Misi dalam Gereja mula-mula Perintah, Misi sebagai Tugas dan
Tanggapan Gereja, Tugas Misi Dipandang Dari Segi Kedatangan
Kristus Yang Sudah Dekat |
|
C. |
Gereja
Anthiokia sebagai Misi, Sebuah Pola bagi Gereja-gereja di
Singapura dan di Asia Tenggara |
|
D. |
Waktu
Tuhan untuk Asia. Pandangan Sekilas mengenai Kegiatan Misi dan
Antiokhia menuju ke Singapura, 1968 |
|
E. |
Singapura
1968. Visi Misi untuk Gereja-gereja di Asia
Raja,
Kemuliaan dan Kasih Pribadi Kita kepada-Nya, Sifat dan
Prioritas, Kewajiban dan Tanggung Jawab, Bagaimana Sebuah
Gereja Lokal Bisa Memperoleh Kembali Kesadarannya akan
Tugasnya yang Tertinggi dan Termulia, Sumber-sumber, Sebuah
Penilaian |
|
F. |
Seoul
1973, Orang Asia Mempromosikan Misi Asia.
Sebuah
Kejadian Bersejarah, Sebuah Tantangan Bagi Gereja-gereja Asia,
Sebuah Gereja yang Telah Menjadi Lingkaran Sempurna,
Kejadian-kejadian yang Bertalian/berkaitan |
|
G. |
The
International Congress on World Evangelization. |
|
|
|
|
II. TANTANGAN-TANTANGAN YANG SEDANG DIHADAPI GEREJA DI ASIA DI
MASA KINI |
|
|
|
|
A. |
Mendesaknya Tugas Itu |
|
B. |
Pertumbuhan Kepribumian - Sebuah Tantangan terhadap
Kepribumian |
|
C. |
Agama-agama Asia Masa Kini
Budhisme
dan Konfusiusisme, Islam, Hinduisme, Animisme, Roma Katolik,
Komunisme |
|
D. |
Kontekstualisasi - Persoalan yang Hangat |
|
|
|
|
III. RINTANGAN-RINTANGAN DI DALAM YANG MENGHALANGI
GEREJA-GEREJA DALAM MEMENUHI TUGAS MISINYA |
|
|
|
|
A. |
Pencairan
Theologis
Sinkretisme, Universalisme, Humanisme dan Liberalisme |
|
B. |
Kebutuhan
akan Pembaharuan Rohani di dalam Gereja Asia
Mengapa
kita membutuhkan pembaharuan rohani?, Apakah Pembaharuan atau
Kebangunan Rohani Itu?, Di manakah Kebangunan Rohani Semacam
Itu?, Paling Urgen Dibutuhkan?, Ciri-ciri Kebangunan Alkitab,
Bagaimana Kebangunan Rohani yang Sejati Bisa Terjadi?, Apa
Saja Akibat Pembaharuan Itu? |
|
C. |
Kekurangan Pekerja
Mengapa
Hanya Ada Sedikit Pekerja? Pekerja-pekerja Untuk Apa?,
Kecakapan-kecakapan Dasar, Bagaimana Melipatgandakan Pekerja |
|
D. |
Kekurangan Keuangan
Apakah
Hal ini Merupakan Alasan Yang Sebenarnya, Pola Alkitabiah,
Beberapa Teladan dari Asia |
|
|
|
|
IV. MEMPERSIAPKAN UMAT TUHAN UNTUK PENGINJILAN ANTAR BUDAYA |
|
|
|
|
A. |
Dalam
Lingkup Gereja
Gereja
Kristen Muria Indonesia, The Good Shepherd Church di
Singapura, The Tabernacle, Salah Satu Gereja Termuda di
Singapura, |
|
B. |
Melalui
Pelbagai Tingkatan Sekolah Theologi
Singapore
Bible College, Institut Injil Indonesia, Institut Alkitab
Lawang, FEBIAS College-of Bible, Jesus’ Abbey, The Asian
Theological Seminary, The Alliance Graduate School of Church
Growth and Missions, The East - West Center di Seoul, Asian
Center for Theological Studies, The Missionary Training Center
di Kyoto, Jepang, The Discipleship Training Center di
Singapura, Kesimpulan |
|
C. |
Melalui
Organisasi Di Luar Gereja
SOLE,
Sebuah Sekolah Penginjilan Untuk Kaum Awam di Singapura,
Inter-varsity Christian Fellowship di Philippine |
|
|
|
|
V. BADAN-BADAN PENYALUR MISIONARIS-MISIONARIS BERKEBANGSAAN
ASIA |
|
|
|
|
A. |
Kebutuhan
akan Kerjasama Injili
Bagaimana
Kerjasama Bisa Diadakan, Dengan Cara Bagaimana Kerjasama Itu
Bisa Dilaksanakan dan Menjadi Kenyataan, Perkembangan
Kerjasama Akhir-Akhir Ini |
|
B. |
Struktur-Struktur Yang Ada |
|
|
Teori |
|
|
Prakteknya |
|
|
Pola I
:Overseas Missionary Fellowship
Pola II :
Yayasan Persekutuan Pekabaran Injil Indonesia
Pola III
: Philippine Missionary Fellowship
Pola IV :
Christian and Missionary Alliance
Pola V :
The Navigators di Singapura
Pola VI :
The Burning Bush Mission di Taiwan
Pola VII
: Asia Evangelistic Fellowship |
|
C. |
Saran
Untuk Strategi |
|
|
Penentuan
Sasaran |
|
|
Rencana
Yang Akan Dijalankan |
|
|
Pokok I :
Menanamkan Visi Misi
Pokok II
: Mengorganisir Doa Untuk Misi
Pokok
III: Mengajar Jemaat Penginjilan Pribadi
Pokok IV
: Memulai Persekutuan Rumah Tangga
Pokok V:
Memelihara Hubungan Erat dengan Badan-badan Pendidikan
Theologi
Pokok VI
: Pembentukan Panitia Misi
Pokok VII
: Kerjasama Dengan Badan-badan Pengutus Misi |
|
D. |
Kesimpulan |
|
E. |
Ikrar |
|
F |
Kepustakaan |
|
|
|