|
Dunia
Perjanjian Baru memberi tayangan latar belakang bagi zaman
Perjanjian Baru (PB) serta situasi ketika kitab-kitab PB
ditulis. Kitab-kitab PB itu bukan ditulis dalam suatu suasana
kekosongan; sebaliknya, kitab-kitab itu ditulis dalam alur
sejarah yang panjang antara Tuhan dan umat-Nya Israel. Karena
itu, penguasaan terhadap sejarah yang panjang itu akan sangat
menolong kita memahami kitab-kitab PB dengan lebih jelas lagi.
Sebagai contoh, pengajaran Perjanjian Baru mengenai
keselamatan tentu tidak akan dapat ditangkap dengan jelas
tanpa pengenalan yang baik terhadap peristiwa penciptaan dan
kejatuhan manusia. Begitu juga dengan pengajaran-pengajaran
Yesus yang baru dapat dimengerti dengan baik kalau kita
mempunyai latar belakang yang cukup mengenai Taurat, dan
pengenalan terhadap Mesias yang baru akan terang bagi kita
bila kita dapat mengaitkannya dengan janji Allah kepada Daud.
Dalam Dunia
Perjanjian Baru sejarah yang menjadi latar belakang Perjanjian
Baru disajikan dari sisi pandang pengaruhnya terhadap
peristiwa-peristiwa dalam Perjanjian Baru. Di sini sejarah itu
meliputi juga zaman intertestamental, mengingat pengaruh zaman
itu terhadap lingkup Perjanjian Baru.
Bahasan
mengenai pentarikhan (kronologi), juga dilihat penting untuk
penafsiran Alkitab secara tepat; karena itu di dalam buku ini
pentarikhan dibahas agak rinci. Yunani dengan program
Helenisasinya telah menjadi dasar bagi budaya zaman Perjanjian
Baru; banyak dari konflik dan pergesekan yang muncul pada
zaman Yesus dapat dicarikan asal-muasalnya pada era
pemerintahan Aleksander dan para penggantinya. Orang Romawi
menguasai panggung politik zaman Perjanjian Baru; selagi
memegang kendali-kendali pemerintahan dan ekonomi, mereka juga
memberi pengaruhnya terhadap dunia budaya dan keagamaan di
masa itu. |